Senin, 08 Juni 2020

Penanganan Hukum Jalur Non Litigasi

Penanganan perkara Non-Litigasi terdiri dari: Negosiasi, Mediasi, Konsiliasi dan Somasi; Advokasi pada tingkat penyelidikan atau penyidikan khusus pada perkara pidana.
  1. Negosiasi. Negosiasi merupakan suatu upaya penyelesaian sengketa hukum di luar pengadilan dalam hal mana kami bertindak sebagai negosiator mewakili Klien untuk berunding dan berusaha mencapai kesepakatan yang mengakomodasi kepentingan Klien ketika berhadapan dengan pihak lawan sehingga terciptanya win-win solution di antara kedua belah pihak yang bersengketa.
  2. Mediasi. Mediasi suatu upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan sengketa hukum di luar pengadilan dalam hal mana terdapat mediator sebagai pihak ketiga yang netral sebagai perantara atau penengah diantara pihak-pihak yang sedang bersengketa. Kami dapat bertindak sebagai mediator yang berusaha menemukan jalan keluar win-win solution; mengajak kesepakatan dengan menjanjikan mereka imbalan atau keuntungan; atau memaksa pihak-pihak yang bertikai supaya membuat konsesi atau sepakat dengan memberikan hukuman atau ancaman hukuman dan lain-lain.
  3. Konsiliasi. Konsiliasi suatu upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan sengketa hukum di luar pengadilan dalam hal mana terdapat konsiliator sebagai pihak ketiga yang memihak salahsatu pihak yang sedang bersengketa untuk menyelesaikan sengketa. Kami dapat bertindak sebagai konsiliator yang berusaha menemukan jalan keluar win-win solution; mengajak kesepakatan dengan menjanjikan mereka imbalan atau keuntungan; atau memaksa pihak-pihak yang bertikai supaya membuat konsesi atau sepakat dengan memberikan hukuman atau ancaman hukuman dan lain-lain.
  4. Advokaso Pada Tingkat Penyelidikan atau Penyidikan. Ketika seseorang terlibat/disangka telah melakukan perbuatan pidana maka petugas polisi sebagai penyelidik atau penyidik akan memanggil tersangka guna melakukan pemeriksaan. Dalam hal penyidikan di tingkat kepolisian telah selesai maka penyidikan akan dilanjutkan oleh jaksa sebagai penuntut umum. Pada umumnya di tingkat penyidikan tersebut tersangka dapat ditahan.

0 komentar:

Posting Komentar